Thursday, 31 August 2017

What I am listening to: Kalafina


Sebelumnya sudah sempat saya katakan saat membahas album baru ONE OK ROCK di postingan ini, bahwa saya adalah #BudakYapan yang hakiki dan cenderung hanya mendengarkan karya-karya musisi yang itu-itu saja. Maklum, saya tipe penikmat diskografi dan bukan album kompilasi. Makanya saya kadang mengalami trust issues ketika diperkenalkan musisi baru oleh kawan-kawan. "Eh si X lagunya enak banget lho!" tapi setelah saya bela-belain geledah diskografinya, yang cocok di telinga saya cuma satu atau dua lagu. Model semacam itu terus terang saja nggak akan masuk daftar "artists I regularly listen to".

Maaf ya kalau saya kedengeran ngehek.

Salah satu seniman (you know, 'artist') yang lagu-lagunya tidak pernah absen saya ikuti rilisan demi rilisannya selama bertahun-tahun adalah Kalafina. Sebagaimana ONE OK ROCK, Kalafina juga berasal dari Jepang. Tapi saya menemukan Kalafina lebih dulu daripada OOR. Tahun 2009, kalau tidak salah. Gara-gara iseng bongkar-bongkar isi Dailymotion dan terdampar di video performance ketika mereka meng-cover salah satu lagu soundtrack Gundam SEED.

Iman saya t e r g u n c a n g, saudara-saudara.

Wakana (duduk di kiri), Keiko (berdiri), Hikaru (duduk di kanan).

Kalafina

Vocal group beranggotakan tiga orang (dulunya empat tapi yang satu mengundurkan diri.) Debut di tahun 2008 dengan diproduseri oleh salah seorang komposer Jepang yang cukup papan atas, Kajiura Yuki. Menurut saya keistimewaan dari lagu-lagu karya Kajiura adalah bagaimana masing-masing track bisa terdengar epik dan tidak... apa ya, murah. Khas banget. Ditambah lagi Kajiura Yuki kerap menyelipkan lirik gibberish yang sama sekali bukan merupakan bahasa manusia, tapi hanya bunyi-bunyian tertentu dengan melodi. Rasanya seperti mendengarkan putri duyung bernyanyi. Oke saya memang nggak tahu nyanyian putri duyung itu kayak apa, but I hope you guys got my point.

Salah satu hal kunci yang membuat saya sayang sesayang-sayangnya dengan ketiga mbak-mbak ini―selain karena lagu-lagu buatan Kajiura Yuki yang memang oke―adalah suaranya bagus banget ya Rabb ingin m e n a n g o s. Kalafina termasuk satu dari tidak banyak grup musik yang kualitas vokal versi live concert-nya relatif lebih menggelegar dibandingkan versi recorded-nya. Pokoke kudu mewek.

Berikut saya sertakan beberapa lagu Kalafina yang barangkali bisa dicoba didengarkan, lengkap dengan tautan videonya ke YouTube. Tadinya mau ke Spotify, tapi berhubung dukungan visual mungkin lebih menarik, maka saya alihkan ke situs yang dengar-dengar sih lebih dari TV itu.

Hyakka Ryouran (Riot of A Hundred Flames)

Single terbaru Kalafina yang dirilis awal Agustus ini. Bagi saya, yang setia menyimak rilisan demi rilisan Kalafina sejak 2009, Hyakka Ryouran adalah track... kejutan. Selama satu-dua tahun terakhir, ada sejumlah lagu-lagu baru Kalafina yang kesannya terlalu familier saat didengarkan. Kurang 'fresh'. Seperti recycle dari rilisan lama mereka. Hyakka Ryouran lumayan membawa angin segar untuk fans lama, dan menurut saya cukup representatif untuk pendengar baru.


Marchen

Sebelum Hyakka Ryouran, Kalafina merilis single double A-side berjudul Into The World/Marchen. Sayangnya menurut saya Into The World terdengar sangat biasa karena sudah ada lagu-lagu lama Kalafina yang memiliki nuansa serupa. Justru Marchen yang lebih menarik perhatian. THAT SOLO FLUTE PART IS BOMB Y'ALL AND THAT BRIDGE HOLY MOTHERFATHER LET ME BREATHE.


Kimi no Gin no Niwa (Your Silver Garden)

"Hey, did you realize that the truth is only in the past?" Oh maaan, seriously. Saya mengumpat, terus terang, ketika single ini dirilis tahun 2013 lalu. So dreamy. So light and perfect and... Neverland-ish. Entah kenapa, mendengarkan Kimi no Gin no Niwa serasa sedang diajak berjalan-jalan menjelajahi sebuah dunia ajaib yang asing bagi manusia. AND AGAIN, THAT FLUTE PART GIVES ME LIFE OMG.  



Red moon (Live)

Six minutes of freaking heaven. Being the titular track of Kalafina's second studio album, Red moon is... grand and magnificent. Sampai sekarang masih menjadi salah satu lagu favorit saya. I remembered being completely blown away at the first listen of this song when I checked the album, and almost forgot to breathe as I saw the live performance video at the first time. Atau jika mengikuti terminologi anak-anak muda, "Bagus banget, bangsat."


Sprinter (Live)

Nggak paham. Nggak ngerti. Sprinter termasuk lagu Kalafina yang paling awal, dan dimasukkan dalam album perdana mereka, Seventh Heaven. Saya mungkin sudah ribuan kali mendengarkan lagu ini dan nggak pernah bisa bosan. It's just so good. So fun. That bridge. That guitar. That last chorus. Ya Rabb tolonglah.


Duh Gusti, saya harus memasukkan lagu yang mana lagi? Sumpah bingung. Bukan bingung karena tidak ada yang bisa direkomendasikan, melainkan justru karena saya ingin mendaftar nyaris seluruh diskografi Kalafina yang pernah ada. Kacau nggak sih, hahaha. *Tawa sedih*

Apabila kalian sudah pernah mendengarkan lagu-lagu Kalafina―atau sudah mencoba menekan tombol play dari beberapa video di atas―coba tinggalkan komentar, dong. Saya mau tahu kesan-kesannya. Iya, ceritanya saya kepo.

z. d. imama

8 comments:

  1. ...pnasaran, jd buka yutub, nonton aksinya, asik sih, agak2 ngerock ealau bagian melodynya nyaris ga ada, dan tetep bagiku seleramu unik.

    Saya masih pnasaran pengen nyari karya2 Eu-Phoria #lah

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. I really love them! Ga ada kata" yang bisa ungkapin perasaan ini buat kalafina :')
    Saya hanya berharap kalafina adain konser lagi di indonesia

    ReplyDelete
  4. Aku tau Lacrimosa sebenernya udah lama banget, tapi ga pernah ngecek lagu2 mereka yang lain. Bahkan waktu denger to the beginning atau Believe ya udah ga tertarik denger full versionnya but when I finally did.. NYESEL ANJIR KENAPA GA DARI DULU.
    Ternyata aku cocok sama lagu2nya. Unik, bagus, megah, ga sampah. Apalagi livenya keren2 banget mampus. Yeah, hampir ga napas aku nonton Red Moon (Wakana you fcking great singer!). Live Oblivious juga bagus banget intronya. Walaupun yang paling favorit tetep to the beginning sambil ngikut nyanyi bagiannya Keiko. kirei naaa tsuki no hikari gaaaaaa ~~
    Kantankatan juga enak banget didengerin.

    Btw ini gimana ceritanya Kajiura keluar SPACECRAFT mbak2 ini gimana nasibnya. Aku ga rela mereka didalangin produser selain Yuki 😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haloooo iyaaaa cemas banget nunggu kelanjutan kabar soal Kalafina. Tapi dengar-dengar Kajiura keluar Spacecraft gara-gara berantem sama salah satu eksekutifnya yang mau ngubah arah musiknya Kalafina.

      Jadi kemungkinannya yang bisa kita spekulasikan: 1) Kalafina ikut keluar Spacecraft juga; atau 2) Kalafina akan menjadi Kalafina yang tidak kita kenal huhuhu

      Seandainya yang kejadian nomor dua... huhuhu superkraying.

      Delete
    2. Hey im back karena keingetan pernah komen di sini.

      Akhirnya mimpi buruk kita jadi kenyataan. Our dearest alto singer....

      Sayang sekali impian kamu buat nonton perform Kalafina yang ga karaoke ga bisa terwujud ya. Tapi tenang, aku malah belom pernah liat live mereka sama sekali. Dan ini bakal jadi salah satu penyesalan seumur hidup.

      Ini aku dari tadi nonton2in video live mereka loh, masih ga rela asli.

      Delete
  5. Kayaknya bukan aku saja yang terpesona dengan lagu-lagunya Kalafina setelah nonton Madoka Magica. Epic banget parah

    ReplyDelete